JUAL PUPUK NASA

Cara Mengatasi Hama Penyakit Kacang Tanah

Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kacang Tanah sangat mempengaruhi tingkat hasil panen, untuk itu petani harus lebih waspada dan tanggap bagaimana cara untuk mengatasinya. PT. Natural Nusantara memberikan solusi yang tepat dengan produk PESTISIDA HAYATI yang tepat sasaran dan ramah lingkungan.

 Cara Mengatasi Hama Penyakit Kacang Tanah

Hama & Penyakit Pada Kacang Tanah dan Cara Mengatasinya

Hama Kacang Tanah:
1. Uret
  • Gejala: memakan akar, batang bagian bawah dan polong. Akhirnya tanaman layu dan mati.
  • Pengendalian: olah tanah dengan baik, penggunaan pupuk kandang yang sudah matang, menanam serempak dan penyiangan intensif.
  • Penggunaan PESTONA dengan cara disiramkan ketanah, jika tanaman terlanjur mati segera dicabut dan uret dimusnahkan.

2. Ulat Penggulung Daun
  • Gejala: daun terlipat menguning, akhirnya mengering.
  • Pengendalian: Penyemprotan menggunakan PESTONA
3. Ulat Grayak (Spodoptera litura)
  • Gejala: ulat memakan epidermis daun dan tulang secara berkelompok.
  • Pengendalian:
    • Bersihkan gulma, menanam serentak, pergiliran tanaman
    • Penyemprotan menggunakan PESTONA
4. Ulat Jengkal (Plusia sp)
  • Gelaja: menyerang daun kacang tanah.
  • Pengendalian: Penyemprotan menggunakan PESTONA
5. Kembang daun
  • Gejala: Daun tampak berlubang, daun tinggal tulang. juga makan pucuk bunga.
  • Pengendalian: Penanaman serentak dan penyemprotan menggunakan PESTONA
Penyakit Pada Kacang Tanah Dan Cara Mengatasinya
1. Penyakit layu atau "Omo Wedang"
  • Penyebab: Bakteri Xanthomonas solanacearum (E.F.S).
  • Gejala: Daun terkulai seperti disiram air panas, dan pada akhirnya mati. Bila dipotong tampak noda coklat pada bagian pembuluh kayu dan bila dipijit keluar lendir kekuningan. Akar tanaman membusuk.
  • Pengendalian: Pergiliran tanaman, gunakan varientas yang tahan. Penting melakukan pencegahan menggunakan Natural GLIO
2. Penyakit Sapu Setan
  • Penyebab: Mycoplasma (sejenis virus). Diduga ditularkan serangga sejenis Aphis.
  • Gejala: bunga berwarna hijau tua seperti daun-daun kecil, ruas-ruas batang dan cabang menjadi pendek, daun-daun kecil rimbun.
  • Pengendalian: Tanaman dicabut, dibuang dan dimusnahkan, semua tanaman inang dibersihkan (sanitasi lingkungan), Menanam tanaman yang tahan, menanggulangi vektornya menggunakan PESTONA atau Natural BVR
3. Penyakit Bercak Daun
  • Penyebab: Jamur Cercospora personata dan Cescospora arachidicola.
  • Gejala: timbul bercak-bercak berukuran 1 - 5 mm, berwarna coklat dan hitam pada daun dan batang.
  • Pengendalian: dengan menggunakan Natural GLIO di awal tanam sebagai tindakan pencegahan.
4. Penyakit Gapong
  • Penyebab: diguna Nematoda
  • Gejala: polong kosong, juga bisa membusuk.
  • Pengendalian: tanahnya di dangir dan dicari nematodanya.
5. Penyakit Sclerotium
  • Penyebab: cendawan Sclerotium rolfsii
  • Gejala: tanaman layu.
  • Pengendalian: Gunakan varietas yang resisten, air jangan sampai menggenang, membakar tanaman yang terserang cendawan.
  • Pencegahan: Gunakan Natural GLIO pada awal tanam

6. Penyakit Karat
  • Penyebab: Cendawan Puccinia arachids Speg.
  • Gejala: pada daun terdapat bercak-bercak coklat muda sampai coklat (warna karat). Daun gugur sebelum waktunya.
  • Pengendalian: gunakan varietas yang resisten, tanaman yang terserang dicabut dan dibakar.
  • Pencegahan: gunakan Natural GLIO pada awal tanam.
Catatan: Jika pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi maka dapat digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO-810 dengan dosis 0,5 tutup/tangki semprot.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Cara Mengatasi Hama Penyakit Kacang Tanah "

Posting Komentar